CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 12 Maret 2012

Suara Hati


Ku di sini, di sini merintih
Terdiam merenungkan kepedihan
Mendekap mimpi dan harapan
Semua terasa sepi 

Kembali teringat ku akan kenangan
Keindahan dalam nostalgia
Namun semua itu hanya fana
Jauh dari kenyataan 

Pergilah jauh semua rasa bimbang
Jauhkan dari gelapnya hati
Jauhkan dari diriku
Hinggak tak ada lagi rasa ragu yg mengusik..

Mengenangmu :'(


Tak kan pernah habis air mataku
Bila ku ingat tentang dirimu
Mungkin hanya kau yg tau
Mengapa sampai saat ini ku masih sendiri

Adakah di sana kau rindu padaku
Meski kita kini ada di dunia berbeda
Bila masih mungkin waktu ku putar
Kan ku tunggu dirimu. . .

Biarlah ku simpan sampai nanti aku
Kan ada di sana
Tenanglah dirimu dalam kedamaian
Ingatlah cintaku, kau tak terlihat lagi
Namun cintamu abadi. . .

air mata selalu mengalir deras saat ku putar kembali lagu Kerispatih ini. entah apa yg kini aku rasakan?? aku juga nggak tau. yg jelas itu rasanya aneh. kehilangan seseorang yg selalu ada buat aku, ternyata sanggup menimbulkan penyesalan dalam diriku. sebuah penyesalan karna selalu menganggap dia tak ada. kini hanya perih yg aku rasakan. tak ada lagi sosok yg selalu menenangkan aku saat aku emosi. hanya bayangannya yg selalu menemaniku. tak ada lagi hati yg singgah di hatiku saat ku terluka. yg ada hanya kenangan-kenangan indah bersamanya. untuknya, selalu ku simpan kenangan itu. untuknya, selalu ku lantunkan do'a" ini... :'(

Something :'(


Ada yg bilang dia menyayangiku membuatku berpikir, ternyata ada artinya juga aku untuknya. Tapi mengapa kini dia pergi tanpa memberi kabar padaku.? Bukannya aku ingin dikejar-kejar sama dia, hanya saja aku tak mengerti mengapa sikapnya padaku secepat itu berubah.? Bahkan kini orang yg aku sayangi pun justru menyayangi sahabatku

Apa memang aku sudah tak berarti untuk orang-orang di dekatku.? Mengapa semua tak ada saat aku butuh.? Dimana mereka saat jiwaku rapuh.? Kapan mereka bisa memahami perasaanku.? Siapa yg bisa menenangkanku saat aku sedang emosi.? Tapi apa.? Tak ada seorangpun yg merelakan bahunya untukku menangis

Apa aku sehina itu.? Apa aku serendah itu.? Apa aku begitu tak berarti untuk mereka.? Apa aku sudah tak pantas disayangi.? Aku juga manusia, aku juga pernah salah. Aku juga sadar kalo aku nggak sempurna. Tapi aku yakin kalo aku masih layak disayangi.