CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 07 Maret 2012

Hujan dan Air Mata

Hujan itu layaknya air mata. Ketika langit tak mampu lagi membendung kelabu akibat mendung yang menggelantung manja maka tetes-tetes air hujan itu akan turun membasahi bumi. Begitu juga dengan hati ini. Ketika rasa sakit itu tak begitu perih aku rasakan maka hati ini mampu tuk tetap tegar. Namun semakin lama rasa sakit, perih, dan luka yang dia beri semakin dalam aku rasakan, hingga akhirnya air mata ini mulai menetes dari sudut-sudut mataku dan membasahi pipiku.

Tapi aku harus kuat, aku harus tetap tegar menghapai semua ini. Aku harus yakin akan ada saat dimana badai kesedihan dan luka yang kini menerpaku akan berlalu dengan sendirinya. Dan aku juga harus yakin jika suatu hari nanti, dimana saat badai itu berlalu, akan datang matahari yang kan menyinariku. Dan tak menutup kemungkinan akan datang juga pelangi yang memberiku keindahan dan menghapus semua kesedihan dalam hatiku, hingga tiba saatnya senyum manis itu kembali menghiasi wajahku...